Monthly Archives: August 2014

Lowongan PHP Bandung

lowongan-phpLowongan PHP Bandung

Anda menguasai PHP, HTML5, CSS3, jQuery? Sering menggunakan framework seperti CodeIgniter dan Yii? Sering menggunakan repository Git di GitHub? Lancar menggunakan Linux? Lancar menggunakan database MySQL atau PostgreSQL? Memahami konsep Message Queue? Kami membutuhkan beberapa programmer web untuk beberapa project.

Tanggung Jawab

  1. Mengembangkan aplikasi/project/produk berdasarkan kebutuhan dan spesifikasi yang diminta.
  2. Men-deliver aplikasi/project/produk tepat sasaran, tepat guna, tepat waktu dan biaya.
  3. Melakukan perbaikan terus-menerus.
  4. Memastikan aplikasi/project/produk dapat digunakan oleh user/client.
  5. Ikut mensukseskan aplikasi/project/produk dalam berkompetisi di pasar.

Ruang Lingkup Pekerjaan

  1. Analisa business process.
  2. Merancang alur kerja dan struktur database.
  3. Menulis source code.
  4. Melakukan perbaikan/bug fixing.
  5. Memelihara repository Git.

Syarat

  1. Pria/Wanita umur maksimal 30 tahun.
  2. Jujur, Tanggung Jawab, dapat diandalkan.
  3. Pendidikan minimal SMK.
  4. Attitude team player yang baik.
  5. Bersedia bekerja di Bandung.
  6. Bersedia ditugaskan ke seluruh Indonesia maupun luar negeri.
  7. Bersedia mengikuti pelatihan yang disediakan.
  8. Bersedia belajar mandiri terus menerus, baik teknis maupun non-teknis.
  9. Memiliki laptop sendiri.

Skill teknis yang dibutuhkan

  1. Problem Solving Skill.
  2. Programming dengan PHP 5.5, HTML5, CSS3, jQuery.
  3. Framework CodeIgniter atau Yii.
  4. Database programming menggunakan MySQL/PostgreSQL.
  5. Linux (Debian/Ubuntu, Centos/Fedora).
  6. Repository dengan Git/GitHub.

Nilai tambah yang dipertimbangkan

  1. Lulusan S1 dari perguruan tinggi yang berkualitas.
  2. Menguasai message queue dengan ZeroMQ atau RabbitMQ.
  3. Menguasai MongoDB atau database NoSQL lainnya.
  4. Memiliki repository sendiri di GitHub atau BitBucket.
  5. Terbiasa menggunakan layanan cloud seperti Amazon Web Services, Rackspace Cloud, dll.
  6. Berkontribusi di dunia open source.

Registrasi

Untuk mengirim lamaran, cukup dengan mengisi formulir yang kami sediakan di http://bit.ly/sdlk-dev. Pelamar yang memenuhi syarat dan kualifikasi kami panggil melalui telepon dan email.

Mohon tidak mengirim lamaran melalui POS jika tidak diminta.

Alamat

PT. Sandiloka

Komplek Dai Chi Kavling 41
Jalan Terusan Jakarta Utara Antapani
Bandung, Jawa Barat 40291
Telepon: 022-87788305

5 Syarat Menjadi Programmer

5 Syarat Menjadi Programmer

Mengapa banyak lulusan di bidang Informatika tidak bisa membuat program? Mengapa banyak anak SMK jurusan RPL tidak bisa membuat program? Mengapa banyak programmer kelas dunia justru lulusan Sains atau Engineering? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, saya menemukan sebuah pola mengapa orang bisa jadi programmer yaitu perilakunya. Untuk membentuk perilaku ini memerlukan beberapa syarat.

Nah, berikut saya bagikan 5 Syarat Menjadi Programmer.

Continue reading

Incoming search terms:

5 Watak Dasar yang Dimiliki Programmer

Untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan baik, seseorang harus memiliki 3 unsur utama yaitu skill, watak (karakter) dan attitude. Ada beberapa skill yang dibutuhkan programmer supaya dapat melakukan pekerjaannya dengan baik. Skill bisa dipelajari, bisa dilatih dan bisa diperoleh dari lingkungan. Tapi watak itu dibentuk dari sejak lahir melalui disiplin perilaku.

Watak atau karakter ini dilihat dari perilaku (behavioral analysis). Karena dilihat dari perilaku, maka bisa diukur, dianalisa, dikembangkan, bahkan bisa dimodifikasi. Sehingga sekecil apapun yang kita punya, selalu ada ruang untuk pengembangan diri (self-improvement) yang tentu saja membutuhkan effort dan waktu.

disc

Sumber: http://www.pilateseducation.com.au/wp-content/uploads/2013/07/DISC-Pie.jpg

Perilaku ini diukur melalui proses assessment (pengujian). Ada beberapa tool assesment yang membantu kita mengukur perilaku antara lain MBTI (Myers-Brigs Type Indicator) dan DISC. Keduanya diturunkan dari karya-karya ilmiah Carl Jung. MBTI masih banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar. Microsoft juga salah satu perusahaan yang menggunakan MBTI. DISC mulai digunakan tahun 1950-an di US-Army. Karena akurasinya yang lumayan tinggi, DISC kini mulai banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk melakukan assesment. Sandiloka adalah salah satu perusahaan yang menggunakan DISC untuk assesment karena akurasinya yang bagus.

Soal Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) & DISC ini kita bahas di tulisan lain saja ya 😀

Seorang programmer memiliki watak dominan di area C. Tapi bukan hanya programmer, ada profesi-profesi lain yang membutuhkan orang-orang di area C. Seseorang di area C berfokus pada fakta, objek, tugas, kualitas, akurasi, keahlian dan kemampuan. Pada tulisan kali ini saya ingin membagi apa saja watak dasar yang dimiliki programmer berdasarkan indikator DISC.

1. Hati-hati

Seorang programmer pada dasarnya memiliki watak sangat hati-hati karena dia takut salah. Ini disebabkan karena dia fokus pada kualitas dan menginginkan kesempurnaan atau akurasi. Kalau Anda punya watak ini, mungkin Anda cocok jadi programmer.

Tapi jika berlebihan, ini bisa menjadi penghambat sebab tidak ada yang bisa dilakukan karena semua tindakan beresiko. Watak hati-hati inilah yang menyebabkan programmer bukan pengambil keputusan yang baik, karena selalu ragu.

Tips: bekerja samalah dengan orang yang suka mengambil resiko dan suka mengambil keputusan.

2. Cermat

Seorang programmer adalah orang yang cermat, yaitu suka memperhatikan dan teliti. Jika terjadi kesalahan, dia akan tahu letak kesalahannya di mana, dia perhatikan pesan errornya apa, kode errornya berapa, bahkan sampai ke memory addressnya dia juga hapal 😀

Watak cermat ini menguntungkan jika digunakan untuk melakukan perbaikan terus-menerus dan meningkatkan kualitas.

Jika Anda punya watak cermat dan teliti seperti itu, mungkin Anda cocok jadi programmer. Tapi jika berlebihan, tentu saja akan menghambat pengembangan diri karena Anda akan menjadi si tukang kritik. Jika tidak dikendalikan, Anda akan menjadi kritikus tanpa karya nyata. Ingat, tidak ada monumen yang dibangun untuk para tukang kritik.

 Tips: kurangi kritik, banyak-banyak berkarya, fokus pada perbaikan.

3. Detail

Seorang programmer adalah orang yang detail yaitu dapat merinci satu-persatu apa saja yang sedang terjadi atau proses apa saja yang dibutuhkan. Misalnya, bagaimana cara kerja protokol SMTP untuk mengirim email? Dia akan pelajari dan kemudian bisa menjelaskan satu-persatu.

Karena detail inilah, programmer bisa membuat algoritma, bisa menyusun workflow, bisa menulis source code. Kalau Anda punya watak detail seperti ini, Anda mungkin cocok jadi programmer.

Jika Anda senang dengan detail, bisa jadi Anda cocok jadi programmer. Namun jika berlebihan, Anda bisa terjebak oleh hal-hal kecil yang tidak esensial dan melewati hal-hal besar yang lebih penting.

Tips: gunakan watak ini untuk melakukan hal-hal yang penting.

4. Logis

Seorang programmer pada dasarnya condong pada fakta (obyektif), kurang condong pada orang (subyektif). Karena itu dia akan berbicara sesuai logikanya, bukan perasaannya. Yang penting bener dulu. Orang lain mungkin akan mempersepsikannya sebagai orang yang saklek atau kaku. Tapi pada dasarnya dia hanya menginginkan akurasi dan sesuai logika.

Jika Anda senang berpikir logis, bisa jadi Anda cocok jadi programmer. Namun, jika tidak dikendalikan ini bisa jadi penghambat sebab Anda tidak dapat bergaul dengan orang lain.

Logic is the way of artificial thinking, it’s not the way people behaves.

Tips: Ketika menyelesaikan masalah, gunakan logika. Ketika bergaul, perhatikan perasaan orang lain.

5. Analitik

Dipengaruhi oleh kecenderungannya fokus pada akurasi, seorang programmer akan menunjukkan perilaku senang menganalisa. Misalnya, mengapa sebuah trigger database tidak bekerja sebagaimana mestinya? Mengapa sebuah rule firewall tidak dapat menangkal brute force attack?

Dari wataknya yang analitik, seorang programmer dapat menjawab pertanyaan MENGAPA. Oleh sebab itu dia dapat menjadi seorang problem solver karena dapat mengetahui penyebab sebuah problem dan melakukan perbaikan.

Jika Anda memiliki watak analitik seperti itu, mungkin Anda cocok menjadi programmer. Namun jika berlebihan, ini juga dapat merugikan. Anda hanya bisa menjadi pengamat atau tukang komentar, bukan pelaku. Pengamat itu hanya diminta pendapatnya. Pelaku diminta invoicenya :p

Penutup

Demikian sumbangan saya mengenai 5 Watak Dasar yang Dimiliki Programmer berdasarkan DISC Assessment. Pada dasarnya semua watak itu baik. Hanya saja masing-masing ada kelemahan dan jika digunakan berlebihan, tidak dikendalikan justru merugikan diri sendiri.

Semoga bermanfaat. Silakan di-subscribe. Setuju, tidak setuju tetap thank you. 😀

Incoming search terms:

5 skill yang paling dibutuhkan programmer

programmer skill
Ada banyak pendapat mengenai apa saja skill yang dibutuhkan oleh programmer. Namun dari beberapa yang saya pelajari, kebanyakan berfokus pada teknologi tertentu misalnya NoSQL, HTML5, CSS3 dan lain-lain. Lho itu sih produknya, bukan skillnya. Nah yang mau kita bahas di sini adalah 5 skill yang paling dibutuhkan programmer, apapun produk atau bahasa pemrograman yang digunakannya. Tanpa skill ini, kita tidak mungkin bisa mendapatkan keahlian lainnya.

1. Problem Solving Skill

Problem solving skill adalah kemampuan memecahkan masalah. Software dibutuhkan untuk memecahkan masalah nyata yang dihadapi oleh seorang client atau user. Seorang programmer pada akhirnya harus bisa memberikan solusi atas masalah tersebut.  Apapun bahasa pemrograman yang Anda kuasai, teknologi yang Anda pelajari, jika Anda tidak bisa memecahkan masalah, Anda tidak cocok menjadi seorang programmer.

Di forum-forum pemrograman, kita sering melihat orang-orang yang begitu manja. Dikit-dikit nanya. Pertanyaannya juga yang sangat mendasar dan bisa ditemukan dengan mudah di buku, internet atau baca dokumentasi. Ini contoh mereka yang tidak memiliki problem solving skill.

Problem Solving skill ini bisa dipelajari sendiri maupun diajarkan di kampus-kampus. Bahkan di Sandiloka, kami mengajarkan Problem Solving Skill kepada karyawan baru.

2. Critical Thinking

Definisi critical thinking adalah kemampuan berpikir kritis, yaitu menggunakan logika dan analisa untuk membedakan mana solusi yang tepat, mana solusi yang tidak tepat. Mana proses yang benar, mana proses yang salah.

Critical Thinking adalah salah satu bentuk dari Correct Thinking yaitu berpikir dengan benar. Tanpa kemampuan berpikir dengan benar, tidak mungkin sebuah software dapat diciptakan.

3. Self-Learning Skill

Definisi Self-Learning adalah belajar mandiri secara terus menerus atas keinginan sendiri tanpa diminta atau diperintah. Dunia software adalah dunia yang dinamis dan berkembang dengan cepat. Apa yang kita pelajari hari ini akan segera kadaluwarsa bulan depan. Jika kita tidak suka belajar mandiri, kita akan ketinggalan terus dan menjadi usang.

Oleh sebab itu, seorang programmer perlu melatih dirinya sendiri untuk belajar hal-hal baru, belajar metode baru, menyerap pengetahuan baru untuk mengembangkan diri.

4. Reading Skill

Reading skill atau kemampuan membaca yang dimaksud di sini adalah membaca dengan utuh, menangkap maksud atau instruksi dari sebuah pesan yang disampaikan. Kita tahu bahwa di dunia pemrograman, kita perlu membaca manual, dokumentasi, buku, dan tentu saja source code. Supaya seluruh pesan diterima dengan benar, kita harus membacanya satu-persatu, dengan lengkap. Ini membutuhkan kesabaran, ketelitian, kecermatan yang memang sudah menjadi bakat yang dimiliki seorang programmer.

Kalau kita tidak memiliki kemampuan membaca satu-persatu sampai selesai, dengan teliti dan cermat, itu tandanya kita tidak cocok menjadi programmer.

5. Writing Skill

Selain reading skill, tentu saja seorang programmer harus memiliki writing skill. Sebab, programmer kan harus menulis source code, menulis dokumentasi, dan mungkin saja harus membuat artikel di web/wiki.

Kalau pada dasarnya tidak suka menulis, maunya copy paste dari tulisan orang di internet, ya ndak cocok jadi programmer.

Writing skill juga diajarkan di buku-buku dan di kampus-kampus dalam bentuk mata kuliah umum atau pilihan.

Penutup

Demikian 5 Skill yang paling dibutuhkan oleh programmer. Untuk bisa menjadi programmer handal, tentu saja kita harus memiliki keahlian-keahlian lainnya.

Silakan disubscribe dan semoga bermanfaat. Setuju, tidak setuju tetap thank you 😀

Tulisan lainnya

Incoming search terms:

Rekrutmen Karyawan dengan Deseleksi

hiring-process

Sebagai pebisnis, manager atau staf HR, Anda pasti pernah merasakan bagaimana sulitnya melakukan rekrutmen karyawan. Padahal angkatan kerja kita selalu bertambah tiap tahun. Angka pengangguran juga tinggi. Sekolah dan perguruan tinggi banyak. Lembaga kursus juga banyak, tapi mengapa cari karyawan yang tepat itu sulit? Ya, memang tidak mudah mencari karyawan yang sesuai kualifikasi yang dibutuhkan. Apalagi ditambah syarat attitudenya pun harus baik, wah jauh lebih sulit lagi. Dan ini sudah banyak dibahas di mana-mana? Di mana salahnya?

Pola Rekrutmen

Anda bisa mempelajari pola rekrutmen yang diajarkan kepada orang-orang HRD di lembaga-lembaga training HR maupun konsultan HR. Dalam training tersebut kita belajar bagaimana mengelola SDM dari proses rekrutmen sampai retirement. Sebagai bahan pertimbangan, ambillah ilmu rekrutmen & seleksi karyawan dari mereka. Tapi jangan ditelan bulat-bulat! Perhatikan baik-baik. Kebanyakan pola rekrutmen tersebut bisa dipakai kalau yang kita rekrut itu kualifikasinya adalah buruh, pekerja pabrik, pramuniaga toko atau pekerjaan-pekerjaan yang mudah cari pegawainya. Istilahnya untuk pekerjaan yang sudah jadi komoditi. Kalau pegawainya nggak bisa kerja, ya tinggal ganti sama yang baru masuk. Coba kalau pekerjaannya bukan komoditi seperti Analis, Software Developer, SysAdmin, atau Tester kopi? Ngga bisa pakai pola rekrutmen yang umum seperti itu.

Rekrutmen dan Probabilitas

Proses rekrutmen berurusan dengan probabilitas, yaitu peluang menemukan kandidat yang tepat dengan menggunakan metode dan kualifikasi yang baik. Apakah kalau kita menentukan kualifikasi pendidikan harus S1, maka karyawan yang direkrut pasti lebih baik dari lulusan SMK? Apakah kalau kita menentukan kualifikasi sertifikasi dari vendor, maka karyawan yang direkrut pasti lebih baik dari yang otodidak? Belum tentu!

Rekrutmen lewat Bursa Kerja

Kita bisa saja menggunakan layanan rekrutmen online seperti JobsDB, Jobstreet dan lain-lain. Kita juga bisa saja ikut pameran bursa kerja nasional untuk menarik pelamar sebanyak-banyaknya. Ini persoalannya, untuk mendapatkan pelamar yang sesuai kriteria dan kualifikasi kita harus menarik pelamar sebanyak-banyaknya. Makin banyak pelamar yang mengirim CV, makin besar kita memperoleh kandidat yang tepat. Gitu kan?

SALAH! 😀

Rekrutmen online dan bursa kerja semacam itu memang dapat menarik jumlah pelamar sebanyak-banyaknya, tapi belum tentu ada yang sesuai kriteria/kualifikasi. Kita sudah keluar biaya banyak untuk ikut bursa kerja, bayar mahal-mahal buat pasang iklan lowongan, tapi kenyataannya kandidat yang mengirim lamaran banyak yang nyasar, tidak memenuhi kualifikasi dan pasang salary ketinggian 😀

RUGI!

Black Market

Satu hal yang tidak diajarkan dalam training-training HR adalah soal black market. Kandidat yang kita cari kemungkinan besar tidak akan datang ke bursa kerja, tidak akan buka-buka iklan di koran cari-cari lowongan kerja, kemungkinan besar sudah ditempel terus sama head hunter. Kalaupun pernah bikin CV, paling isinya tidak begitu menarik. Jadi kalau Anda mengandalkan bursa kerja, layanan rekrutmen online dan cuma mereview berdasarkan CV, peluang mendapatkan kandidat yang tepat sangat kecil. Kalau yang abal-abal sih banyak :p Faktanya, kandidat yang kita cari itu biasanya malah beredar di black market. Kita bisa temukan di tempat ‘tongkrongan’ mereka, di komunitas-komunitas, ada di laboratorium kampus, atau lagi cari buku bajakan di pasar.

Rekrutmen dengan Deseleksi

Setelah saya memahami pola tersebut, saya mencari-cari metode rekrutmen lain yang lebih efektif. Jika proses yang saya lakukan sudah benar, mengapa hasilnya belum memuaskan? Apakah ada proses yang lebih efektif? Saya yakin perusahaan-perusahaan lain punya metode yang lebih efektif namun belum saya ketahui. Nah, akhirnya di tahun 2012 saya ikut training Business Academy di ActionCoach. Di Business Academy itulah pertama kalinya saya disadarkan untuk menggunakan proses DESELEKSI. Silakan baca-baca dulu artikel di sini.

Hiring Your First Employees, Brad Sugars

“The system I came up with, and still use today, is a little different from most. It came about because I just didn’t have the time to go through dozens of resumes and then interview six to 12 people on a shortlist. In fact, instead of a selection process, I consider my system a de-selection process–a way for people to take themselves out of the running, so I’m left with the best possible candidates from which to choose. Here’s how it works.”

Jamie Cunningham, How-to Hire Superstar Employees

Unique Process – when I work with my clients, we design the hiring process to mirror the culture of the company. We build this on the back of a proven process that also serves the specific purpose of allowing candidates to ‘deselect’ themselves. This ‘de-selection’ allows the best to make it through the process and rise to the top. Traditional hiring methods of resumes, interviews and reference checks don’t work. 

Michael Stelter, New-Hire Process In 7 Simple Steps

Pre-Screening: De-Selection Process – find a reason to get them out of the selection pool. Test them on small things – can they follow directions? Will they do what you ask?

Thomas W. Morris, HOW TO AVOID BEING DE-SELECTED IN THE HIRING PROCESS

An Executive Recruiter told me once, “By and large the hiring process is a de-selection out process more than a selection in process; for every one hired, dozens perhaps hundreds or more are selected out. The key to being hired is, avoid being de-selected.”

Berkeley Human Resources, HCM: Deselection Reasons

Originators should deselect applicants manually at at least two stages of the recruitment process. The first time is when the hiring manager determines that an applicant is NOT minimally qualified for the position or that an applicant IS minimally qualified but will not be interviewed for a position. Then throughout the rest of the recruitment, applicants should be deselected as the decision to not hire them is made. Originators should deselect the applicant on the Manage Job Openings page.

4 Tactics to Hire Long Term Committed Employees

Your time is valuable! Don’t waste it interviewing potential employees who don’t possess the character qualities you need or don’t fit into your culture. You can improve your results and save time by incorporating a de-selection process, using a phone screen and group pre-interview assessment to test for integrity, work ethic, and passion. If you design the group pre-interview assessment properly, those that have the “fire in the oven” will stand out and those who don’t will leave (de-select themselves), saving you time and hiring mistakes.

Proses rekrutmen dengan deseleksi ini pada prinsipnya adalah dua kali filter. Filter pertama yaitu deseleksi, mencegah kandidat yang tidak sesuai kualifikasi untuk mengirim lamaran. Filter kedua baru proses seleksi, yaitu memilih kandidat terbaik dari beberapa orang yang sesuai kualifikasi. Dengan memfilter 2x seperti ini, diharapkan kualitas rekrutmen juga makin baik dan semakin LEAN (ramping).

Untuk membahas soal Lean Recruitmen System ini, saya akan bahas di tulisan yang terpisah. Mohon bersabar dan silakan subscribe di blog ini.

Incoming search terms:

Lowongan Programmer C#-ASP di Bandung

Lowongan Programmer C#-ASP di Bandung

PT. Sandiloka adalah perusahaan software di Bandung yang mengembangkan beberapa produk dan juga project. Saat ini PT. Sandiloka membutuhkan 4 orang programmer C# untuk kontrak selama 4 bulan di Bandung.

Tanggung Jawab

  1. Melakukan pengembangan project atau produk sesuai spesifikasi, budget dan kualitas yang dibutuhkan.
  2. Menyerahkan software yang dikerjakan dengan tepat sasaran, tepat waktu dan biaya.
  3. Memastikan software atau sistem bekerja dengan benar.

Ruang Lingkup Pekerjaan

  1. Analisa Business Process.
  2. Mendesain alur kerja dan struktur database.
  3. Menulis source code.
  4. Memelihara repository dengan Git.
  5. Memperbaiki bug/issue.

Skill Teknis yang dibutuhkan

  1. Problem Solving Skill.
  2. Programming Skill dengan C#/ASP/MVC.
  3. Database Programming dengan Microsoft SQL Server.
  4. Microsoft Internet Information Services (IIS)
  5. Repository/source control dengan Git.

Syarat

  1. Pria/Wanita, umur maks 30 tahun.
  2. D3/S1 dari semua jurusan.
  3. Jujur, Bertanggung Jawab dan Bisa diandalkan.
  4. Attitude team player yang baik.
  5. Bersedia mengikuti pelatihan yang disediakan.
  6. Bersedia ditugaskan ke seluruh Indonesia maupun luar negeri.
  7. Bersedia belajar mandiri terus menerus, baik teknis maupun non-teknis.

Registrasi

Untuk mengirim lamaran, cukup dengan mengisi formulir yang kami sediakan di http://bit.ly/sdlk-dev. Pelamar yang memenuhi syarat dan kualifikasi kami panggil melalui telepon dan email.

Mohon tidak mengirim lamaran melalui POS jika tidak diminta.

Alamat

PT. Sandiloka

Komplek Dai Chi Kavling 41
Jalan Terusan Jakarta Utara Antapani
Bandung, Jawa Barat 40291
Telepon: 022-87788305

Tidak Usah Kirim Lamaran Wahai Pemalas!

bis-surat

Saya baru saja memposting di blog ini beberapa lowongan pekerjaan di PT. Sandiloka, perusahaan software yang saya dirikan pada tahun 2011. Semuanya ada di kategori Job. Kami sudah eksis di industri software ini sejak tahun 2006, dan fokus di aplikasi server. Perusahaan ini memang kecil Tapi Anda boleh periksa dokumen-dokumen legal dan periksa catatan pajak kami. Bersih! Lagipula, pada dasarnya ini bisnis padat teknologi dan padat modal, bukan padat karya.

Alamat kantor kami jelas, Komplek Dai Chi Kavling 41 – Jalan Terusan Jakarta Utara Antapani, Bandung, 40291.

Soal kredibilitas, oke ya?!

Nah Biasanya saya menggunakan layanan dari JobsDB. Namun karena kualitas kandidat yang didapatkan tidak begitu bagus, saya mencoba posting di blog pribadi. Maksudnya untuk membuat workflow rekrutmen sendiri.

Sebetulnya perbedaan intinya bukan di blognya, tapi di proses deseleksinya. Tunggu, proses deseleksi? Ya, inti dari proses rekrutmen bukan soal seleksi, tapi deseleksi kandidat yang tidak sesuai kualifikasi agar tidak mengirim lamaran. Biarkan kandidat yang sesuai kualifikasi saja yang mengirim lamaran. Kandidat yang sesuai kualifikasi akan kami panggil melalui telepon atau email untuk mengatur jadwal testing kemampuan yang dibutuhkan dan psikotest. Selain itu, tidak dipanggil.

Kirim lamaran dan CV lewat email? Lupakan saja kawan! Kandidat yang baik tidak bisa dilihat dari CV, tapi dari kualitas pribadinya.

Better Fewer But Better!

Tentu saja yang mengirim lamaran jadi makin sedikit! Memang itu tujuan intinya, fokus pada kandidat yang berkualitas saja. Tidak boleh lagi kita memilih kandidat dari ratusan lamaran yang bertumpuk-tumpuk. Sehingga waktu, energi dan biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan kandidat yang sesuai kualifikasi jadi lebih sedikit. Volume sampah-sampah kertas akibat lamaran yang nyasar dan tidak sesuai kualifikasi bisa ditekan, sebab jumlah sampah kertas dari proses rekrutmen juga satu persoalan.

Betul saja! Belum lama berselang posting ini saya sebarkan di web, mailinglist dan facebook sudah ada yang kirim sms maupun komentar di facebook fanpage. Untuk mereka yang bertanya hal-hal seperti ini:

“Syaratnya apa saja?”

“Lokasinya di mana?”

“Kirim lamarannya ke mana?”

“Gajinya berapa?”

Atau kayak gini:

sms-lamaran-pemalas

facebook-lamaran-pemalas

Tidak akan saya jawab! Sebab itu indikasi mereka tidak baca sampai selesai, tidak mengisi formulir yang diberikan. Entah sudah jadi kebiasaan, atau gaptek, atau memang tidak bisa baca, saya tidak tahu. Tapi yang jelas kami tidak membutuhkan orang gaptek, malas membaca dan mengisi form.

Anda malas membaca? Anda malas mengisi form? Lupakan soal lamaran! Tidak usah mengirim lamaran wahai pemalas!

 

Incoming search terms:

Lowongan SysAdmin di Bandung

Lowongan SysAdmin di Bandung

Lowongan SysAdmin – PT. Sandiloka

PT. Sandiloka, sebuah perusahaan software di Bandung membuka kesempatan berkarir sebagai SysAdmin. Kami menawarkan kesempatan berprestasi, lingkungan kerja yang positif, pekerjaan yang penuh tantangan, jenjang karir yang baik, jam kerja yang fleksibel dan income yang menarik.

Tanggung Jawab

Menjaga dan menjalankan infrastruktur IT untuk mendukung aktifitas bisnis dan mencapai sasaran perusahaan. Memastikan sistem bekerja dengan baik.

Lingkup Pekerjaan

  1. Setup & deployment.
  2. Setting & configuring.
  3. Maintenance.
  4. Hardening & security patches.
  5. Performance Tuning.
  6. Migrating legacy system.

Skill Teknis yang dibutuhkan

  1. Menguasai sistem operasi Windows, khususnya Windows Server.
  2. Menguasai Linux Debian atau Ubuntu.
  3. Mampu menggunakan Linux Shell (Bash).
  4. Mampu menjalankan dan memelihara Infrastruktur (Web, FTP, DNS, Proxy, dll)
  5. Memahami dasar-dasar High-Availability & Clustering.
  6. Memahami dasar-dasar networking TCP/IP di Linux.
  7. Memahami dasar-dasar algoritma & pemrograman.

Syarat

  1. Pria/Wanita.
  2. Umur Maksimal 25 tahun.
  3. Pendidikan minimal SMK/SMU, lebih disukai D3/S1.
  4. Jujur, Bertanggung Jawab, Bisa diandalkan.
  5. Memiliki attitude/etos kerja yang baik.
  6. Bersedia mengikuti pelatihan yang disediakan.
  7. Bersedia ditugaskan ke seluruh Indonesia maupun luar negeri.
  8. Bersedia belajar mandiri terus menerus, baik teknis maupun non-teknis.

Registrasi

Untuk melamar posisi SysAdmin, cukup mengisi formulir online di http://bit.ly/form-sysadmin. Bagi pelamar yang memenuhi kualifikasi dan syarat, kami panggil melalui telepon dan email.

Alamat

PT. Sandiloka

Komplek Dai Chi Kavling 41
Jalan Terusan Jakarta Utara Antapani
Bandung, Jawa Barat 40291
Telepon: 022-87788305

Incoming search terms:

Lowongan Internet Marketing di Bandung

Lowongan Internet Marketing di Bandung

Lowongan Internet Marketing – PT. Sandiloka

PT. Sandiloka membuka kesempatan kerja di bidang Internet Marketing sebagai Internet Marketing Officer di Bandung. Kami menawarkan kesempatan untuk berprestasi, income yang menarik, jenjang karir yang baik, lingkungan kerja yang positif, dan waktu kerja yang fleksibel.

Tanggung Jawab

Menjalankan program-program divisi marketing dan mendukung rencana strategis perusahaan.

Ruang Lingkup Pekerjaan

  1. Promotions.
  2. Lead Generation.
  3. Marketing Communication.
  4. Relation with existing customers/clients.
  5. Affiliates/Referral System

Syarat

  1. Pria atau Wanita.
  2. Umur Maksimum 30 tahun.
  3. D3/S1 dari perguruan tinggi yang kredibel.
  4. Jujur, Tanggung Jawab, Dapat diandalkan.
  5. Kreatif.
  6. Berpenampilan menarik.

Skill teknis yang diperlukan

  1. Pemahaman yang baik dalam Internet Marketing.
  2. Memahami SEO dan Analytics.
  3. Mampu menjalankan aplikasi WordPress.
  4. Mampu menjalankan berbagai aplikasi dan layanan internet.
  5. Mampu mengelola social media.

Registrasi

Untuk mengirim lamaran, cukup dengan mengisi formulir online di http://bit.ly/form-marketing, pelamar yang memenuhi syarat akan kami panggil melalui telepon dan email.

Alamat

PT. Sandiloka

Komplek Dai Chi Kavling 41
Jalan Terusan Jakarta Utara Antapani
Bandung, Jawa Barat 40291
Telepon: 022-87788305

Freelance di Bandung untuk IT

PT. Sandiloka membuka kesempatan untuk para freelancer atau pekerja lepas yang memiliki keahlian di bidang IT di Bandung. Para freelancer berkesempatan mendapatkan pekerjaan dengan income yang menarik, dan fleksibilitas yang tinggi. Jam kerja yang fleksibel dan bisa bekerja di rumah.

Kualifikasi

  1. Pria atau Wanita.
  2. Usia maksimum 30 tahun.
  3. Jujur & Bertanggung Jawab.
  4. Memiliki attitude yang baik.
  5. Memiliki minat bekerja di bidang IT.
  6. Memiliki kemampuan/skill yang dibutuhkan.
  7. Mampu mendemonstrasikan kemampuannya dengan baik.

Ruang Lingkup Pekerjaan

  1. Instalasi, upgrade dan setting.
  2. Pemeriksaan dan Perbaikan.
  3. Maintenance/pemeliharaan.
  4. Training kepada End User.
  5. Monitoring.

Jenis Pekerjaan

  1. Data Entry.
  2. Operator.
  3. Support.

Skill teknis yang diperlukan

  1. Windows Desktop & Windows Server.
  2. Linux/BSD.
  3. Networking (routing, bandwidth management, firewall, dll)
  4. Infrastruktur (DNS, FTP, Web, Proxy, Samba, dll)
  5. Database (MSSQL, MySQL, PostgreSQL)
  6. Shell (DOS, Linux Shell)

Cara Menjadi Freelance

  1. Mengisi form freelance di http://bit.ly/form-freelance
  2. Memenuhi panggilan bagi yang berkualifikasi.
  3. Mengikuti testing.
  4. Mengikuti pelatihan yang dibutuhkan.

Incoming search terms: