Bersyukur untuk Q2-2013

Plants Growth

Saya hanya ingin mengucapkan puji syukur, alhamdulilah karena pencapaian PT. Sandiloka pada periode Q2-2013 (kuartal kedua 2013) ini akhirnya POSITIF atau dengan kata lain mencetak laba. Pencapaian laba ini disebabkan oleh arus kas operasional yang positif. Arus kas operasional yang positif menunjukkan bahwa perusahaan kita sehat secara fundamental. Bukan karena dikasih hutang atau disuntik modal lagi dari luar.

Mengapa perlu disyukuri?

Sebab perusahaan kami mencetak laba positif terakhir pada tahun 2009. Selama 3 tahun (2010 – 2012), ternyata perusahaan selalu mengalami kerugian, khususnya setiap Q2 dan Q3. Kerugian ini ditunjukkan pula dari arus kas yang negatif pada periode tersebut. Artinya besar pasak dari pada tiang. Jadi Alhamdulilah, dibandingkan 3 tahun yang lalu pada periode yang sama, hasilnya jauh lebih baik. Bisa impas saja sudah bagus, ini justru profit.

Pada tahun 2006 – 2009, karena perusahaan belum jadi, belum stabil, sebagai founder saya sering tidak mengambil gaji supaya perusahaan bisa jalan. Pada Q4-2009 saya baru bisa mengambil gaji secara teratur sebab arus kas perusahaan sudah lancar.

Namun pada tahun 2010, saya mengambil keputusan untuk melakukan pengembangan. Konsekuensinya adalah penambahan karyawan yaitu posisi developer, technical support dan admin. Penambahan karyawan ini tentu saja menimbulkan penambahan biaya. Sebagai perusahaan IT, struktur biaya kami yang paling besar adalah gaji karyawan.

Penambahan karyawan ini ternyata tidak serta merta menimbulkan penambahan produktifitas. Akar masalahnya adalah proses rekrutmen yang buruk. Akibatnya kami tidak bisa bersaing, tidak mampu mencapai sasaran-sasaran penting akibat kinerja yang tidak sesuai harapan. Padahal struktur gaji kami sudah di atas ketentuan UMK, bahkan untuk posisi manajer dan programmer kami menggunakan standar dari Kelly. Akhirnya besar pasak dari pada tiang.

Sebuah pelajaran yang sangat membekas dalam diri saya mengenai proses rekrutmen yang buruk. Tolong jangan ditiru.

Coba bayangkan, selama 3 tahun tersebut, PT. Sandiloka gagal mencetak laba. Kami sangat beruntung sebab kondisi kas tahun 2009 sangat baik dan bisa digunakan untuk menutup kerugian operasional selama 3 tahun. Sudah bagus kami tidak kolaps. Saya sangat beruntung sebab ada tabungan sehingga bisa ‘puasa’ tidak menerima gaji dulu selama sekian waktu.

A plane going down

A plane going down

Di sini nasihat untuk menabung dan investasi sejak usia dini sangat terbukti khasiatnya. Bayangkan, kalau saya tidak punya tabungan, kalau perusahaan tidak punya cadangan kas, kami tidak bisa bikin produk baru. Kami tidak bisa melakukan upaya-upaya perbaikan ketika menghadapi krisis. Perusahaan bisa kolaps lebih cepat.

Investment Going Down

Investment Going Down

Kalau melihat, merasakan dan mengalami tingkat kesulitan selama krisis tersebut, perusahaan kami cukup kuat sebab tidak pernah sekalipun terlambat membayar gaji karyawan karena tidak ada uang. Ada lah satu-dua kasus akibat masalah teknis, internet banking terblokir lah, transaksinya pending lah, harus koreksi data payroll dulu lah, dan faktor-faktor lain yang di luar kesengajaan.

Krisis selama 3 tahun tersebut menimbulkan stress dan depresi. Akibatnya kondisi kesehatan saya sering menurun dan jadi sering kena migrain. Kalau sudah kena migrain, minimal gejalanya muncul selama 3 hari… lumayan kan? Hahahaha 😀

Migraine

Untung saja semua itu sudah berlalu, semoga ke depannya perusahaan kami tidak mengalami krisis seperti itu lagi. Saya kapok merekrut orang asal-asalan. Sekarang setiap saya mau merekrut orang, selalu terbayang sakit kepala yang akan ditimbulkan akibat kesalahan rekrutmen. Hahaha…

Semoga pengalaman ini bisa bermanfaat buat para founder dan entrepreneur yang baru memulai dan siapa saja yang ingin merekrut karyawan baru.